Suka Pasang Acrylic Nails? Hati-hati Dokter Ingatkan Potensi Kanker Mengintai
- Freepik
Lifestyle –Kuku palsu alias Acrylic nails memang terlihat menawan, tetapi tahukah Anda bahwa penggunaannya secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko kanker kulit akibat paparan sinar UV yang digunakan untuk mengeringkan cat kuku?
Paparan sinar UVA dapat merusak DNA, yang seiring waktu berpotensi memicu kanker kulit, menurut para ahli. Belum lagi bagi kamu yag sering ke salon kuku ternyata dapat menambah risiko, terutama karena beberapa produk mengandung bahan kimia keras.
Lantas mengapa demikian? Dalam wawancara dengan HT Lifestyle, ahli bedah onkologi di Saifee Hospital, Mumbai, Dr. Jay R Anam mengatakan, bahwa metode penggunaannya yang menjadi alasan dibalik risiko kanker tersebut.
”Acrylic nails adalah tren kecantikan yang disukai banyak orang, memberikan tampilan kuku yang rapi dan glamor yang bertahan jauh lebih lama dibanding cat kuku biasa. Namun di balik daya tariknya, ada risiko kesehatan yang tersembunyi. Penggunaan Acrylic nails secara terus-menerus dapat meningkatkan kemungkinan kanker kulit, bukan karena produk Acrylic nailsnya sendiri, tetapi karena metode penggunaannya,” kata dia dikutip dari laman Hindustime.
Dijelaskannya lebih lanjut, proses membuat acrylic nail itu diketahui melibatkan pencampuran bubuk dan cairan yang kemudian dikeraskan di bawah lampu UV. Sebagian besar salon menggunakan sinar UVA untuk mengeringkan cat kuku, dan di sinilah letak kekhawatirannya.
Mengapa paparan sinar UV berbahaya bagi kulit
Ia menambahkan, sinar UVA telah dikaitkan dengan kerusakan DNA pada kulit, yang seiring waktu dapat meningkatkan risiko kanker kulit, terutama pada tangan dan jari. Penggunaan sesekali mungkin tidak menimbulkan ancaman signifikan, tetapi paparan yang sering dapat menumpuk selama bertahun-tahun.