Fenomena Career Switching di Usia 20-an Jadi Tren Baru Milenial dan Gen Z

Ilustrasi Gen Z kerja
Sumber :
  • Freepik

Kesempatan Belajar Lebih Luas

Ketersediaan akses pembelajaran online membuat career switching semakin mudah dilakukan. Kursus daring, bootcamp, hingga sertifikasi profesional bisa diikuti dengan modal relatif terjangkau. Anak muda tidak lagi harus mengandalkan pendidikan formal panjang untuk menguasai bidang baru. Hal ini membuka peluang besar untuk mencoba karier yang berbeda meskipun latar belakang pendidikannya tidak sejalan.

Faktor Ekonomi dan Gaji

Meskipun passion sering disebut sebagai alasan utama, faktor ekonomi juga memainkan peran penting. Banyak anak muda yang beralih karier karena bidang lain menawarkan gaji lebih tinggi atau prospek yang lebih menjanjikan. Industri seperti teknologi, keuangan digital, dan startup menjadi magnet bagi Milenial dan Gen Z yang mencari penghasilan lebih kompetitif.

Fenomena career switching di usia 20-an di kalangan Milenial dan Gen Z merupakan refleksi dari perubahan zaman, nilai, dan harapan hidup generasi muda. Pencarian passion, tuntutan pasar kerja yang dinamis, kebutuhan akan fleksibilitas, hingga peluang pembelajaran baru menjadi faktor pendorong utama. 

Career switching mungkin terlihat berisiko, namun bagi generasi ini justru merupakan langkah strategis untuk mencapai kesuksesan yang lebih bermakna. Pada akhirnya, upaya pindah profesi bukan hanya soal berpindah pekerjaan, tetapi juga perjalanan menemukan jati diri dan menyesuaikan diri dengan realitas dunia kerja yang terus berubah.