Masa Depan Pariwisata Bali di Era Pembayaran Digital
- Agoda
Lifestyle – Bali terus menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan dunia. Namun, di balik keindahan pantai dan budaya yang memikat, transformasi digital kini menjadi kunci baru bagi masa depan pariwisata di Pulau Dewata.
Salah satu aspek paling penting dari perubahan ini adalah peralihan menuju sistem pembayaran digital yang aman, efisien, dan inklusif—yang mulai membentuk wajah baru ekosistem pariwisata lokal.
Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan internasional yang mencapai jutaan orang setiap tahunnya, kebutuhan akan sistem pembayaran yang praktis dan tepercaya menjadi semakin mendesak. Tren wisata global menunjukkan bahwa wisatawan modern semakin mengandalkan transaksi nontunai, baik melalui kartu maupun dompet digital, untuk kenyamanan dan keamanan. Melihat potensi ini, Visa, pemimpin global dalam pembayaran digital, memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata Indonesia melalui berbagai solusi pembayaran digital yang ramah pengguna.
Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui dorongan penggunaan platform Visa Commercial Solutions di berbagai sektor pariwisata, seperti hotel, restoran, vila, hingga operator tur. Platform ini membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan pengeluaran dengan lebih efisien, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dan penipuan.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk mempercepat digitalisasi ekonomi pariwisata dan meningkatkan daya saing nasional di kancah global.
Dalam salah satu inisiatif edukatif bertajuk Bincang Bisnis bareng TikTok, para pelaku wirausaha di Bali juga mendapat kesempatan mempelajari strategi pemasaran digital serta pemanfaatan teknologi keuangan untuk memperkuat bisnis mereka. Salah satu inovasi yang dikenalkan adalah kartu korporasi pintar hasil kolaborasi Visa dengan perusahaan fintech Apollo, yang memungkinkan pengelolaan keuangan usaha secara lebih efisien dan transparan.
Selain itu, kerja sama antara Visa dan TikTok for Business juga menghadirkan kampanye bersama untuk mendukung pelaku UMKM pariwisata memperluas jangkauan bisnisnya. Melalui program ini, mereka dapat beriklan di platform TikTok dengan biaya lebih efisien serta berpeluang memperoleh kredit iklan hingga USD 6.000, tergantung pada kriteria pengeluaran yang dipenuhi.