Staycation Ramadan 2026, Tren Liburan Spiritual yang Makin Diminati Keluarga Urban
- Istimewa
Lifestyle – Ramadan tidak lagi sekadar momen menjalankan ibadah puasa di rumah. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul tren baru di kalangan keluarga urban: merayakan bulan suci dengan konsep staycation bernuansa spiritual. Tahun 2026, tren ini semakin menguat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memperlambat ritme hidup sekaligus memperdalam refleksi diri.
Konsep ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang ingin merayakan Ramadan secara lebih bermakna. Di tengah panorama lembah hijau dan udara sejuk khas Puncak, para tamu diajak untuk menikmati harmoni antara refleksi diri, kebersamaan, dan pengalaman kuliner yang beragam.
Berada di kawasan pegunungan, atmosfer Puncak menghadirkan ketenangan yang kontras dengan dinamika perkotaan. Lanskap lembah yang hijau serta udara yang lebih segar menciptakan ruang kontemplatif yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk kota.
Dalam konteks Ramadan, suasana seperti ini memberi nilai tambah tersendiri. Waktu menjelang berbuka, sahur di pagi hari, hingga momen salat tarawih terasa lebih khusyuk ketika dijalani dalam lingkungan yang mendukung refleksi batin. Staycation pun bergeser makna, dari sekadar liburan singkat menjadi spiritual escape.
Le Eminence Hotel Convention & Resort Ciloto
- Istimewa
Ramadan menjadi momentum tepat untuk mengevaluasi diri, termasuk cara membangun citra dan relasi di ruang digital. Melalui pendekatan reflektif, kajian ini menempatkan Ramadan sebagai periode reset, baik secara spiritual maupun psikologis.