Tanda Kamu Akan Jadi Korban PHK Gelombang Berikutnya

Ilustrasi terkena PHK
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle –Beberapa bulan terakhir, kabar PHK massal terus bergulir di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Setelah perusahaan melakukan PHK tahap pertama, suasana kerja biasanya berubah drastis. Karyawan yang tersisa kerap merasa was-was, muncul pertanyaan'Apakah aku selamat, atau justru menunggu giliran berikutnya?'

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

Faktanya, PHK jarang berhenti pada satu gelombang saja. Banyak perusahaan memilih melakukannya secara bertahap, baik untuk menguji efektivitas penghematan maupun menyesuaikan strategi bisnis. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda PHK gelombang kedua sangat penting agar kamu bisa lebih siap, bukan panik.

Mengapa PHK Bisa Terjadi Lebih dari Sekali?

PHK biasanya terjadi karena faktor finansial, perubahan strategi, atau restrukturisasi organisasi. Namun, tak jarang perusahaan tidak langsung memangkas tenaga kerja dalam satu waktu. Mereka lebih memilih langkah bertahap.

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Analisis dari Crunchbase menyebutkan bahwa banyak perusahaan teknologi melakukan PHK dalam beberapa ronde. Jarak antara PHK pertama dengan gelombang berikutnya rata-rata sekitar 4,5 bulan.

"Sangat menakutkan ketika rekan kerja Anda terkena PHK. Pekerjaan yang tersisa jadi lebih banyak karena orangnya lebih sedikit. Anda mulai mempertanyakan bagaimana sebenarnya kondisi perusahaan," kata analis dari Kruze Consulting, Healy Jones.

img_title Jangan Anggap Sepele! 5 Sinyal Kamu Menuju Kebangkrutan Finansial

Hal ini menunjukkan bahwa PHK pertama sering kali bukan akhir, melainkan awal dari gelombang berikutnya.

Halaman Selanjutnya
img_title