Kenapa Pas Minjem Duit Lancar, Tapi Pas Ditagih Banyak Alasan?
Sabtu, 6 September 2025 - 00:00 WIB
Sumber :
- Freepik
Dampak Sosial dan Emosional
Masalah utang yang tak kunjung dibayar bisa berakibat lebih serius dari sekadar hilangnya uang. Dampaknya antara lain:
- Hubungan Rusak: Persahabatan, keluarga, hingga rekan kerja bisa renggang.
- Beban Emosional: Pihak yang dipinjami merasa dikhianati, sementara peminjam dihantui rasa bersalah.
- Stigma Sosial: Orang yang dikenal sering ngutang tapi tak bayar bisa kehilangan kepercayaan dari lingkungannya.
Yarrow menekankan, utang pribadi tidak hanya soal uang, tapi juga soal trust atau kepercayaan. Sekali rusak, sulit untuk diperbaiki.
Bagaimana Cara Menagih dengan Sehat Tanpa Bikin Konflik?
Menagih utang memang serba salah. Terlalu keras bisa dianggap kasar, terlalu lembut malah tidak digubris. Berikut beberapa strategi sehat menurut perspektif psikologi:
- Gunakan Bahasa Empati
Alih-alih berkata “Kapan bayar utang kamu?”, cobalah “Aku lagi butuh uang yang kamu pinjam kemarin, kira-kira kapan bisa dikembalikan?” - Tetapkan Batas Waktu Jelas
Minta kepastian tanggal pelunasan, bukan janji abstrak “minggu depan.” - Tulis Perjanjian Tertulis
Untuk jumlah yang besar, lebih baik ada bukti tertulis atau hitam di atas putih. - Pisahkan Hubungan dan Uang
Tegaskan bahwa menagih utang bukan berarti tidak percaya, melainkan menjaga komitmen yang sudah disepakati. - Berikan Opsi Cicilan
Jika sulit dilunasi sekaligus, tawarkan opsi pembayaran bertahap agar tidak terasa berat.