Bukan Gen Z, Ternyata Kalangan Ini yang Doyan Naik Ojol

Ilustrasi Pengguna Ojek Online
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle - Layanan transportasi daring atau ojek online (ojol) kerap menjadi andalan bagi para pekerja yang memiliki mobilitas tinggi di perkotaan. Meski identik dengan generasi Z (gen Z), data terbaru menunjukkan realitas berbeda. 

img_title Begini Peran E-Wallet Mengubah Cara Gen Z Mengelola Uang

Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh Maxim Indonesia terhadap lebih dari 400 kota di Indonesia, pengguna ojol terbanuak berasal dari kalangan Milenial atau kelompok usia 26–40 tahun sebanyak 53 persen pelanggan. Angka ini menjadikan segmen usia produktif sebagai kontributor utama pengguna transportasi online secara nasional.

Sebaliknya, gen Z atau kelompok usia 11–25 tahun hanya sekitar 31 persen. Sisanya, sebesar 16 persen merupakan konsumen yang berusia 41–60 tahun.

img_title Convenience Store: Lebih dari Sekadar Belanja bagi Gen Z

"Kelompok usia produktif masih menjadi pengguna utama layanan transportasi online, terutama di kota kota dengan aktivitas ekonomi yang tinggi," ungkap Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menambahkan, layanan transportasi online tidak hanya dimanfaatkan kalangan usia produktif sebagai kendaraan andalan menuju tempat kerja. Ia melihat, ojol juga digunakan berbagai kelompok usia sebagai solusi mobilitas sehari-hari.

Milenial Paling Aktif Pesan Layanan

img_title 5 Gaya Kepemimpinan Gen Z di Kantor, Milenial dan Boomers Jangan Kaget

Tidak hanya unggul dari sisi jumlah pengguna, kelompok usia 26–40 tahun juga menjadi kontributor terbesar dalam aktivitas pemesanan. Kalangan Milenial juga menyumbang 50 persen dari total pesanan layanan transportasi online Maxim sepanjang 2025.

Halaman Selanjutnya
img_title