Gaya Hidup Makin Sat-Set, Begini Tips Memilih Layanan Keuangan Digital yang Aman
- Freepik
Lifestyle – Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat di zaman yang serba cepat, perkembangan layanan digital semakin banyak tersedia di berbagai sektor, mulai dari layanan publik sampai dengan keuangan. Ketersediaan layanan keuangan digital yang semakin inovatif, aman, dan praktis turut menjadi faktor pendorong meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya inklusi keuangan di Indonesia.
Perkembangan layanan keuangan digital mempermudah masyarakat melakukan transaksi dengan cepat — dari pembayaran sehari-hari hingga investasi — namun juga membawa risiko keamanan yang perlu ditangani secara proaktif oleh pengguna.
Berikut rangkuman tips praktis dan sumber terpercaya untuk menjaga rekening serta data Anda tetap aman saat memanfaatkan layanan keuangan digital.
Pertama, selalu gunakan aplikasi dan situs resmi bank atau penyedia dompet digital. Akses layanan hanya melalui aplikasi yang diunduh dari toko aplikasi resmi atau melalui alamat situs yang benar; hindari mengklik tautan mencurigakan yang diterima via pesan atau e-mail. Hal ini menurunkan risiko phishing dan situs palsu yang dirancang meniru layanan resmi.
Kedua, aktifkan multi-factor authentication (MFA)—misalnya OTP, token, atau verifikasi biometrik—dan jangan membagikan kode OTP, PIN, atau data sensitif kepada siapapun. OJK dan bank-bank besar menekankan bahwa kerahasiaan OTP/PIN adalah garis pertahanan utama nasabah.
Ketiga, perbarui perangkat dan aplikasi secara rutin serta pasang hanya aplikasi dari sumber tepercaya. Perangkat yang ketinggalan pembaruan rentan terhadap malware dan exploit yang bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mengambil alih akun. Selain itu, hindari transaksi pada jaringan Wi-Fi publik tanpa proteksi (VPN).
Keempat, gunakan kata sandi kuat dan pengelola kata sandi bila perlu; aktifkan notifikasi transaksi sehingga Anda segera mengetahui aktivitas tidak biasa. Jika menerima pesan atau panggilan yang meminta data rekening atau OTP, anggap itu mencurigakan dan konfirmasi langsung ke layanan resmi.