Menabung Harian vs Bulanan: Mana yang Lebih Efektif untuk Membangun Kekayaan?
- Freepik
Kelebihan menabung harian adalah melatih disiplin dan konsistensi keuangan, karena setiap hari ada langkah kecil yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Selain itu, uang yang disisihkan tidak terasa berat sehingga motivasi lebih mudah terjaga. Bahkan, adanya akumulasi harian sering memberi efek psikologis positif berupa kepuasan melihat kemajuan sedikit demi sedikit.
Sementara itu, kelemahan metode ini adalah terasa repot jika dilakukan manual, dan sering kali orang tergoda untuk menunda sehari yang pada akhirnya bisa menghilangkan konsistensi. Untuk mengatasinya, penggunaan aplikasi dompet digital dengan fitur tabungan otomatis bisa menjadi solusi praktis.
Menabung Bulanan
Berbeda dengan metode harian, menabung bulanan biasanya dilakukan di awal bulan, tepat setelah menerima gaji. Umumnya, nominal yang disisihkan berupa persentase tetap dari pendapatan, misalnya 10–20 persen, yang langsung dialokasikan ke rekening tabungan atau instrumen investasi.
Dari sisi psikologis, menabung bulanan lebih cocok bagi orang yang menyukai perencanaan jangka panjang dan pola keuangan yang rapi. Dengan sekali setor di awal bulan, pengelolaan keuangan untuk sisa hari terasa lebih teratur.
Kelebihannya adalah lebih mudah dikontrol karena tidak perlu dilakukan setiap hari. Dana yang terkumpul pun bisa langsung dialokasikan ke instrumen investasi sehingga nilainya berpotensi berkembang.
Meski begitu, kelemahan metode ini terletak pada risiko menunda. Jika tabungan tidak disisihkan di awal bulan, kemungkinan besar uang akan terpakai lebih dulu untuk kebutuhan konsumtif. Oleh karena itu, disiplin sejak awal bulan menjadi kunci keberhasilan metode ini.