Peluang Kerja di Depan Mata, Ini Panduan Menyusun CV AI Friendly

Ilustrasi mencari kerja
Sumber :
  • Freepik

Sama seperti mesin pencari, ATS mencari kesesuaian kata kunci. Jika lowongan meminta “digital marketing” dan “SEO optimization,” pastikan istilah tersebut tercantum di CV Anda sesuai pengalaman. Namun, jangan asal menumpuk kata kunci, gunakan secara alami pada deskripsi pekerjaan Anda.

5 Trik Belanja Hemat di Awal Bulan, Biar Kantong Gak Jebol

3. Hindari File dengan Format Tidak Biasa

Meski PDF sering dianggap rapi, beberapa ATS tidak membaca file ini dengan baik. Sumber luar negeri seperti Jobscan merekomendasikan format .docx untuk keamanan maksimal. Jika perusahaan secara spesifik meminta PDF, pastikan Anda menyimpannya dengan pengaturan readable text.

Kenapa Sektor Kesehatan Sulit Digantikan AI? Ini Penjelasannya

4. Fokus pada Pengalaman dan Hasil Terukur

ATS lebih menyukai CV dengan detail yang jelas. Alih-alih hanya menulis “bertanggung jawab atas kampanye iklan,” ubah menjadi “meningkatkan traffic website sebesar 45% melalui kampanye Google Ads dalam 6 bulan.” Angka dan hasil konkret lebih mudah diproses sistem dan lebih menarik bagi HRD.

10 Karier Masa Depan yang Tetap Bertahan di Era AI, Siap Banting Setir?

5. Hindari Singkatan yang Tidak Universal

Jika Anda menulis “SPV” untuk supervisor atau “MKT” untuk marketing, sistem mungkin tidak mengenalinya. Lebih baik tuliskan secara lengkap agar terbaca oleh ATS. Jika ingin tetap mencantumkan singkatan, tulis versi lengkap terlebih dahulu, lalu diikuti singkatan dalam tanda kurung.

Halaman Selanjutnya
img_title