Persiapan Libur Nataru, Ada Posko Layanan di 4 Bandara Ini
- VIVA/Rizkya Fajarani Bahar
Lifestyle – Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026), sektor transportasi udara kembali bersiap menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat. Libur Nataru selama ini dikenal sebagai salah satu puncak arus wisatawan terbesar dalam setahun.
Masyarakat memanfaatkan momen akhir tahun untuk berlibur ke berbagai destinasi favorit, baik di dalam maupun luar negeri. Kondisi tersebut berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas penerbangan, kepadatan terminal, serta tingginya mobilitas penumpang di sejumlah bandara utama di Indonesia.
Peningkatan jumlah penumpang biasanya mulai terasa sejak pertengahan Desember dan mencapai puncaknya menjelang Natal serta Tahun Baru. Bandara-bandara di kota besar dan kawasan destinasi wisata menjadi titik krusial karena harus melayani jadwal penerbangan yang lebih padat dari hari biasa.
Selain pergerakan penumpang, aktivitas bagasi, kargo, dan logistik turut mengalami peningkatan signifikan. Oleh karena itu, periode Nataru dipandang sebagai fase operasional strategis yang menuntut kesiapan menyeluruh agar pelayanan tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, penguatan koordinasi lintas entitas menjadi langkah penting. Penataan sumber daya manusia dilakukan secara proporsional, disertai optimalisasi sarana dan prasarana pendukung. Tidak hanya itu, pengendalian operasional juga berbasis data agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.
Seluruh upaya ini bertujuan menjaga konsistensi layanan di berbagai titik pelayanan bandara, meskipun volume penumpang meningkat tajam selama libur Nataru.
Sebagai bentuk kesiapan operasional, dibentuk Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) Nataru 2025–2026 yang beroperasi pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.