Seberapa Bahaya Sound Horeg Bagi Kesehatan?

Ilustrasi sound system
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle –Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah segera turun tangan menangani fenomena penggunaan sound horeg yang kian meresahkan masyarakat. Tekanan ini muncul setelah MUI Jawa Timur mengeluarkan fatwa haram dengan catatan terhadap sound horeg termasuk bila digunakan secara berlebihan dan melanggar norma syariat serta mengganggu ketertiban.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam, menyampaikan bahwa aktivitas sound horeg tidak bisa dibiarkan hanya karena alasan ekonomi atau hiburan. Asrorun juga menegaskan bahwa yang dipermasalahkan bukanlah teknologi sound itu sendiri, melainkan dampak dari penggunaannya yang kerap kelewat batas.

 

Lantas bagaimana dampak sound horeg jika dilihat dari sisi kesehatan? Melansir laman American Speech-Language-Hearing Association, seseorang bisa mengalami gangguan pendengaran akibat mendengar suara keras. 

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyebut bahwa batas aman tingkat suara yang dihasilkan dari sebuah pengeras suara adalah berkisar 70-85 desibel (dB). Sementara tingkat suara yang dihasilkan sound horeg bisa mencapai 120-135 desibel (dB). Artinya suara yang dihasilkan oleh sound horeg sudah melebihi batas aman.