5 Alasan Pentingnya Financial Check-Up dan Mengapa Anda Harus Melakukannya
- Freepik
Utang konsumtif sering kali menjadi jebakan keuangan. Melalui financial check-up, Anda bisa menghitung rasio utang terhadap penghasilan. Idealnya, cicilan bulanan tidak lebih dari 30 persen pendapatan. Jika lebih, evaluasi ini menjadi alarm untuk segera menata ulang strategi pelunasan.
3. Membantu Menentukan Prioritas Finansial
Setiap orang memiliki tujuan finansial yang berbeda, seperti membeli rumah, menyiapkan dana pendidikan anak, atau menyiapkan pensiun. Dengan financial check-up, Anda dapat menentukan skala prioritas yang realistis berdasarkan kemampuan finansial saat ini, bukan sekadar keinginan.
4. Mengantisipasi Risiko Darurat
Kondisi mendadak seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau musibah bisa menguras keuangan dalam sekejap. Pemeriksaan keuangan rutin memastikan Anda memiliki dana darurat dan asuransi yang memadai, sehingga risiko finansial tidak menghancurkan stabilitas yang sudah dibangun.
5. Menilai Kemajuan Menuju Tujuan Keuangan
Financial check-up berfungsi sebagai tolok ukur. Anda bisa melihat apakah strategi menabung, investasi, atau manajemen utang sudah sesuai jalur. Jika belum, ini kesempatan untuk melakukan penyesuaian. Dengan begitu, tujuan finansial jangka panjang tetap dapat dicapai.