7 Tips Mengelola Keuangan dalam Mempersiapkan Pernikahan Impian

Ilustrasi Menikah
Sumber :
  • AI

Anggaran adalah peta jalan keuangan Anda. Mulailah dengan menentukan total dana yang tersedia, baik dari tabungan pribadi, bantuan keluarga, maupun sumber lain. Setelah itu, buat alokasi berdasarkan persentase kebutuhan umum. Disiplin pada alokasi ini sangat penting agar keuangan pernikahan tidak berantakan.

  • Venue dan Dekorasi: 30–40%
    Pilih lokasi yang sesuai kapasitas tamu dan sesuaikan dengan konsep pernikahan.
  • Catering / Makanan: 30–35%
    Hitung biaya per porsi dan pastikan sesuai jumlah undangan, agar tidak ada pemborosan.
  • Busana dan Rias: 10–15%
    Pertimbangkan menyewa busana dibanding membeli untuk menekan biaya.
  • Dokumentasi: 5–10%
    Foto dan video adalah investasi kenangan jangka panjang, jadi pilih vendor terpercaya.
  • Hiburan & Lain-lain: 5–10%
    Tambahan seperti musik atau entertainment bisa disesuaikan dengan konsep acara.
  • Dana Darurat: 5%
    Wajib disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak.

3. Sisihkan Dana Darurat

Pernikahan sering kali diwarnai biaya tak terduga: tambahan tamu, perubahan vendor, atau cuaca yang memaksa sewa tenda tambahan. Dana darurat sebesar 5–10% dari total anggaran akan menyelamatkan Anda dari stres keuangan di menit terakhir.

4. Pilih Vendor Sesuai Budget

Vendor memegang peran besar dalam keberlangsungan acara. Jangan tergiur hanya oleh tampilan media sosial mereka. Lakukan riset, bandingkan harga, dan baca ulasan pelanggan sebelumnya. Jika memungkinkan, manfaatkan paket pernikahan yang sudah mencakup beberapa layanan sekaligus agar lebih hemat.

Tips tambahan: jangan ragu menawar secara sopan. Banyak vendor yang fleksibel memberikan potongan harga atau bonus tambahan, terutama jika Anda memesan jauh-jauh hari.