Sports Holiday Diprediksi Bakal Jadi Tren Liburan 2026

Ilustrasi bisnis padel
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Memasuki tahun 2026, lanskap pariwisata global dan Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan. Wisatawan tidak lagi hanya bepergian untuk melihat destinasi yang menarik dan populer, tetapi mencari pengalaman aktif, personal, dan bermakna. 

img_title 6 Barang yang Sering Dibawa padahal Tidak Dibutuhkan Saat Liburan, Bikin Koper Tambah Berat

Salah satu tren yang diproyeksikan menjadi pilar utama perjalanan di tahun mendatang adalah sports holiday atau sport tourism — konsep liburan yang memadukan pengalaman perjalanan dengan aktivitas olahraga di destinasi wisata.

Tren ini mencerminkan perubahan perilaku wisatawan modern yang semakin sadar akan kesehatan, kebugaran, serta kualitas pengalaman. Berbagai aktivitas seperti lari maraton di kota wisata, bersepeda lintas alam, selancar, menyelam, yoga retreat, hingga trekking gunung kini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas tambahan, melainkan menjadi tujuan utama perjalanan. Liburan pun bertransformasi dari sekadar relaksasi pasif menjadi pengalaman aktif yang memberi nilai fisik dan mental.

img_title 5 Aktivitas Sederhana untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak Si Kecil

Secara global, potensi sport tourism tercermin dari data United Nations World Tourism Organization (UNWTO) yang mencatat bahwa sport tourism menyumbang lebih dari 10% dari total belanja pariwisata dunia. 

Segmen ini bahkan diperkirakan tumbuh dengan laju 17,5% per tahun hingga 2030, menjadikannya salah satu sektor pariwisata dengan pertumbuhan tercepat. Angka tersebut menunjukkan bahwa olahraga dan perjalanan kini saling terintegrasi sebagai gaya hidup baru masyarakat global.

img_title 10 Negara yang Bisa Dikunjungi Paspor Indonesia Tanpa Visa

Di Indonesia, peluang sport tourism juga kian terbuka lebar. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dilansir Kantor Berita Antara mencatat nilai ekonomi sport tourism Indonesia mencapai sekitar Rp18,79 triliun pada 2024. 

Kontribusinya bahkan mencapai 25–30% dari total nilai event tourism nasional. Fakta ini menegaskan bahwa wisata berbasis olahraga telah berkembang dari tren niche menjadi komponen strategis dalam industri pariwisata nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title