2 Cara Mudah Menjaga Pakaian dari Bahan Alami Agar Warna Tak Cepat Pudar
- Freepik
Lifestyle – Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup ramah lingkungan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perilaku ini kini menjadi bagian dari tren hidup berkelanjutan yang semakin mudah ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Generasi muda mulai memahami bahwa perubahan kecil mampu memberi dampak besar bagi bumi. Salah satunya dengan membiasakan diri membawa tumbler untuk mengurangi limbah botol plastik sekali pakai.
Kebiasaan lain yang ikut berkembang adalah thrifting. Fenomena ini bukan sekadar tren belanja hemat, tetapi juga langkah sadar untuk memperpanjang usia pakai sebuah pakaian.
Selain itu, banyak orang kini mulai beralih ke busana berbahan alami seperti katun, rami, atau material yang diwarnai menggunakan pewarna dari alam. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan sintetis, seperti polyester, yang dinilai berpotensi menghasilkan limbah mikroplastik dan berdampak buruk bagi lingkungan.
Namun, pakaian berbahan alami membutuhkan perawatan khusus karena tidak mengandung penguat warna berbasis kimia. Jika salah perlakuan, warna akan lebih cepat memudar.
Ratih Wahyu Saputri selaku Pemilik Karpas Ethnique, sebuah produsen busana berbahan natural yang memanfaatkan daun kelapa sawit sebagai pewarna alam, menjelaskan bahwa karakter pakaian natural memang jauh lebih sensitif dibandingkan material konvensional. Karena tidak menggunakan zat kimia sebagai penguat warna, proses perawatan menjadi faktor penting agar ketahanan warna tetap terjaga.
Ratih menegaskan, pemilik baju berbahan alami perlu memahami cara merawatnya sejak pertama kali digunakan. Lantas, bagaimana merawat pakaian berbahan natural agar warnanya tidak cepat memudar? Berikut dua langkah mudah yang direkomendasikan oleh Ratih.