Apa Itu Cultured Butter? Mentega Premium yang Bikin Roti dan Pastry Makin Lezat
- Freepik
Lifestyle – Mentega selalu menjadi bahan pokok di dapur, baik untuk memasak maupun baking. Namun, tren global dalam beberapa tahun terakhir menyoroti munculnya varian cultured butter, atau mentega yang difermentasi, sebagai pilihan premium dibanding mentega biasa.
Popularitasnya tidak hanya karena kualitas rasa dan tekstur, tetapi juga karena aspek kesehatan dan nilai tambah kulinernya.
Cultured butter menawarkan pengalaman rasa yang berbeda. Tidak seperti mentega biasa yang dibuat langsung dari krim segar, cultured butter melalui proses fermentasi krim dengan kultur bakteri hidup sebelum dikocok menjadi mentega.
Proses ini mirip dengan fermentasi pada yogurt atau sour cream, di mana bakteri memfermentasi gula di dalam krim menjadi asam laktat. Hasilnya adalah rasa yang lebih kompleks, sedikit tajam, serta aroma yang khas, menjadikannya favorit di kalangan chef profesional dan penggemar baking.
Berikut adalah hal-hal penting yang perlu Anda ketahui tentang cultured butter:
1. Proses Pembuatan Fermentasi
Cultured butter dimulai dengan krim segar yang diberi bakteri kultur dan dibiarkan beberapa jam hingga fermentasi terjadi. Asam laktat yang terbentuk memberi rasa tajam ringan pada krim sebelum dikocok menjadi butter. Proses ini membedakannya dari mentega biasa yang langsung dikocok tanpa fermentasi.