Benarkah Minum Matcha Bisa Sebabkan Anemia? Cek Faktanya di Sini!
- Freepik
Lifestyle – Matcha semakin populer di seluruh dunia karena dikenal kaya antioksidan, memiliki manfaat menenangkan, serta diyakini mampu meningkatkan konsentrasi. Minuman asal Jepang ini bahkan sering disebut lebih unggul dibandingkan teh hijau biasa karena dikonsumsi dalam bentuk bubuk utuh, sehingga kandungan katekin dan L-theanine lebih tinggi.
Namun, di balik tren sehat yang ditawarkan, muncul pertanyaan di kalangan pecinta teh, apakah matcha bisa menyebabkan anemia?
Isu ini bukan tanpa dasar. Beberapa penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa teh hijau, termasuk matcha, mengandung polifenol dan tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, yaitu jenis zat besi yang banyak ditemukan pada makanan berbasis tumbuhan.
Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kebutuhan zat besi tinggi atau rentan terhadap anemia, konsumsi matcha berlebihan mungkin memberi efek yang kurang baik. Mari kita bahas lebih dalam berdasarkan data ilmiah.
Matcha dan Kandungan yang Mempengaruhi Zat Besi
Matcha kaya akan antioksidan, terutama katekin. Senyawa ini bermanfaat dalam melawan radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, hingga membantu menjaga metabolisme.
Namun, dalam konteks penyerapan zat besi, katekin dan tanin memiliki sifat yang bisa mengikat zat besi non-heme sehingga mengurangi penyerapannya di usus.