Mengalami Gejala Nyeri di Dada, Penyakit Jantung atau Cuma Asam Lambung? Kenali Perbedaan Gejalanya
- Freepik
Lifestyle – Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada sering kali langsung dikaitkan dengan gangguan jantung. Reaksi ini wajar karena penyakit jantung, terutama serangan jantung, memang merupakan kondisi serius yang dapat mengancam jiwa.
Namun, tidak semua nyeri dada berasal dari jantung. Salah satu penyebab yang paling sering menimbulkan gejala serupa adalah GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease, yaitu kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi.
Masalahnya, letak kerongkongan dan jantung yang berdekatan membuat gejalanya kerap terasa mirip. Banyak orang panik mengira terkena serangan jantung, padahal yang terjadi adalah gangguan pencernaan.
Sebaliknya, ada juga yang menganggap hanya maag biasa padahal sebenarnya mengalami masalah jantung. Karena itu, memahami perbedaan gejala GERD dan penyakit jantung sangat penting agar Anda bisa mengambil langkah yang tepat dan tidak menunda penanganan medis saat dibutuhkan.
Melansir dari MayoClinic, berikut penjelasan detail mengenai perbedaan gejala keduanya.
1. Perbedaan jenis dan sensasi nyeri dada
Pada GERD, nyeri dada biasanya digambarkan sebagai rasa terbakar, perih, atau panas di area dada bagian tengah hingga ulu hati. Sensasi ini sering disebut heartburn. Rasa tidak nyaman bisa naik ke arah tenggorokan dan terkadang meninggalkan rasa asam atau pahit di mulut.