Ngeri! 7 Bahaya Kesehatan Imbas Menggoreng Makanan Pakai Minyak Jelantah

ilustrasi menggoreng telur
Sumber :
  • iStock

Lifestyle – Menggoreng menjadi cara memasak yang praktis dan digemari banyak orang. Kebiasaan memakai minyak berulang kali merupakan risiko besar yang sering diremehkan yang berdampak buruk terhadap kesehatan.

img_title 28 Juta Orang Indonesia Alami Masalah Mental, Begini Solusi dari Pemerintah

Memakai minya bekas menggoreng berulang kali dianggap dapat menghemat pengeluaran belanja. Sayangnya, bahaya kesehatan yang timbul imbas memakai minyak jelantan lebih besar dibandingkan cuan yang terkumpul dari aksi hemat minyak goreng ini.

Dalam jangka panjang, mengonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak bekas dapat memicu masalah serius bahka merenggut nyawa. Dikutip dari berbagai sumber, berikut tujuh bahaya yang perlu Anda waspadai sebelum kembali menggunakan minyak bekas di dapur.

img_title 6 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur

1. Pembentukan Senyawa Karsinogenik

Salah satu bahaya utama minyak jelantah adalah munculnya senyawa karsinogenik, seperti akrilamida dan polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH). Senyawa ini terbentuk ketika minyak dipanaskan berulang kali pada suhu tinggi. 

img_title Berat Badan Naik Saat Ramadan, Ini 7 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Menurut World Health Organization (WHO), paparan akrilamida dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker. Jika warnanya sudah sangat gelap dan beraroma tengik, itu tanda bahan berbahaya telah terbentuk dalam jumlah tinggi.

2. Meningkatkan Kolesterol Jahat (LDL)

Halaman Selanjutnya
img_title