Gak Cuma Manusia! Anabul Kurang Konsumsi Protein Berisiko Alami Masalah Kesehatan Ini
- Pixabay
Lifestyle – Kebutuhan nutrisi hewan peliharaan kembali menjadi sorotan dalam gelaran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2025 di ICE BSD, Tangerang.
Tahun ini, para dokter hewan dan pecinta hewan mengangkat pentingnya protein untuk menjaga kesehatan kucing dan anjing, sekaligus memberikan edukasi cara memilih makanan yang sesuai kebutuhan anabul sehari-hari.
Protein sendiri merupakan salah satu komponen paling vital bagi anabul. Kekurangannya dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti bulu mudah rontok, massa otot menurun, luka sulit sembuh, imunitas melemah, pertumbuhan terhambat pada hewan muda, nafsu makan turun, hingga gangguan pencernaan.
Kucing dan anjing juga membutuhkan protein hewani yang mudah diserap, misalnya dari ayam, ikan (salmon atau tuna), daging sapi, hati, atau telur. Edukasi mengenai pentingnya sumber protein berkualitas ini menjadi fokus beberapa sesi yang diisi para pakar selama pameran berlangsung.
Dokter hewan, drh. Citantyaning Kirana membagikan pengalamannya mengenai salah satu kucing Ragdoll miliknya yang sempat mengalami penurunan nafsu makan dan kerontokan bulu akibat pola makan yang kurang sesuai. Setelah mengganti asupannya, kondisinya kembali stabil.
“Kucing saya jadi lebih bersemangat makan dan bulunya tidak kembali rontok," ujar drh. Citantyaning Kirana, dalam keterangannya, dikutip Kamis 20 November 2025.
Penjelasan lebih rinci disampaikan oleh drh. Dian Putri Gupitasari, yang menegaskan bahwa anabul membutuhkan makanan tinggi protein hewani yang diperkaya nutrisi esensial lain seperti vitamin-mineral, antioksidan, serta pre dan probiotic untuk pencernaan.