Program Imunisasi Rutin Nasional: Turunkan Angka Kesakitan dan Kematian 6 Penyakit Ini

Ilustrasi imunisasi
Sumber :
  • Freepik

LifestyleImunisasi sekali lagi membuktikan perannya yang sentral sebagai intervensi kesehatan masyarakat paling berhasil dalam sejarah. Di Indonesia, pelaksanaan program imunisasi rutin nasional telah membawa kabar baik, yakni penurunan signifikan pada angka kesakitan dan kematian akibat enam Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

img_title 28 Juta Orang Indonesia Alami Masalah Mental, Begini Solusi dari Pemerintah

Secara global, imunisasi diperkirakan telah menyelamatkan antara 3,5 juta hingga 5 juta jiwa setiap tahunnya dari penyakit mematikan seperti difteri, tetanus, batuk rejan (pertusis), influenza, dan campak. Sejak program imunisasi dunia dimulai pada 1974, total sekitar 154 juta jiwa telah terlindungi berkat upaya rutin dan kampanye imunisasi massal.

Di Tanah Air, keberhasilan ini ditegaskan oleh dr. Prima Yosephine, M.K.M., Direktur Imunisasi, Kementerian Kesehatan RI. Ia menyatakan bahwa imunisasi adalah kunci dalam upaya Indonesia memberantas penyakit mematikan dan mengurangi angka kesakitan serta kematian akibat PD3I.

img_title 6 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur

“Selama beberapa dekade terakhir, Indonesia telah mencatat berbagai capaian penting dalam bidang imunisasi. Melalui pelaksanaan program imunisasi rutin nasional, kita berhasil menurunkan secara signifikan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit seperti difteri, tetanus, campak, rubella, hepatitis B, dan polio,” ujar dr. Prima. 

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah bebas polio sejak 2014, dan berhasil menurunkan lebih dari 90% kasus campak dalam dua dekade terakhir berkat perluasan cakupan imunisasi.

img_title Berat Badan Naik Saat Ramadan, Ini 7 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Guna memastikan semua anak mendapatkan hak perlindungan kesehatan, serta menjaga capaian yang telah diraih, Kementerian Kesehatan meluncurkan inisiatif Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI). Inisiatif ini diselenggarakan untuk menjangkau anak-anak yang belum pernah diimunisasi atau belum lengkap status imunisasinya.

“Untuk menjaga capaian tersebut, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal, Kementerian Kesehatan melaksanakan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) sebagai upaya percepatan dan penjangkauan anak-anak yang belum pernah diimunisasi atau belum lengkap imunisasinya. Melalui PENARI, kami mendorong keluarga untuk memeriksa status imunisasi anak dan melengkapinya sesuai jadwal,” jelas dr. Prima.

Halaman Selanjutnya
img_title