Banyak Dilakukan Negara Maju, Simak 5 Manfaat Utama Proyek Waste to Energy
- Freepik
Lifestyle – Jepang, Jerman, dan Swedia telah lama menjadikan proyek waste to energy (WtE) sebagai solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus krisis energi. Teknologi ini memungkinkan limbah padat diolah menjadi listrik dan panas sehingga mampu menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Berdasarkan laporan International Energy Agency (IEA), pemanfaatan energi dari limbah menjadi bagian penting transisi energi bersih di berbagai negara industri. Tak hanya mengurangi beban lingkungan, proyek WtE juga memberikan manfaat ekonomi dan ketahanan energi jangka panjang.
Sejumlah kota di Eropa berhasil memangkas ketergantungan pada bahan bakar fosil berkat pembangkit listrik berbasis sampah. Pengelolaan sampah terpadu berbasis energi berpotensi menjadi solusi urban berkelanjutan bagi negara berkembang yang menghadapi lonjakan produksi limbah setiap tahun, demikian dikutip dari World Bank.
Dikutip VIVA dari berbagai sumber, berikut lima dampak adopsi WtE terhadap ekonomi hingga lingkungan. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
1. Mengurangi Volume Sampah Hingga 90 Persen
Proyek Waste to Energy mampu memangkas volume sampah secara signifikan. Dengan teknologi seperti insinerasi, sampah yang tadinya menumpuk di TPA bisa berkurang hingga 70 persen hingga 90 persen dari total awalnya.
Dengan berkurangnya sampah maka lahan yang selama ini dipakai untuk menampung sampah bisa lebih efisien digunakan atau bahkan direklamasi untuk kegiatan lain.