Industri Pangan Masih Perkasa, Kontribusi Besar ke Ekspor RI

Ilustrasi industri pangan
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Industri makanan dan minuman masih menjadi salah satu sektor utama penopang perekonomian nasional, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi perdagangan internasional. Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan peran strategisnya dalam struktur industri pengolahan Indonesia, baik dari sisi produksi, nilai tambah, maupun ekspor.

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor industri makanan dan minuman (mamin) pada kuartal pertama tahun 2025 memberikan kontribusi sebesar 7,2 persen terhadap PDB nasional dan menyumbang 72,2 persen terhadap PDB industri nonmigas. 

Capaian tersebut menempatkan industri pangan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional, sekaligus sektor yang relatif stabil dalam menghadapi dinamika pasar global.

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Di tingkat regional, Jawa Timur tercatat sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi ekspor terbesar secara nasional. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, nilai ekspor Jawa Timur mencapai US$24,46 miliar atau tumbuh 12,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kinerja tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai eksportir peringkat kedua secara nasional dan menegaskan perannya sebagai basis industri berorientasi ekspor. Capaian tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang digelar di Mojokerto pada 17 Desember 2025. 

img_title Persiapan Dana Mudik Lebaran Jangan Dadakan, Ini Cara Mengaturnya Sejak Awal

Kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak di Mojokerto

Photo :
  • Istimewa

“Sepanjang  Januari – Oktober 2025, nilai ekspor Jawa Timur mencapai US$24,46 miliar, tumbuh 12,75 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 dan menempatkan Jawa Timur sebagai eksportir peringkat kedua secara nasional,” ujarnya sebagaimana dikutip dari siaran pers, Jumat, 19 Desember 2025.

Halaman Selanjutnya
img_title