Mengenal Literasi Fintech, Ini Dampaknya bagi Keuangan dan Bisnis Anda
- Freepik
Lifestyle – Perkembangan teknologi keuangan atau fintech di Indonesia semakin pesat, membawa peluang sekaligus tantangan bagi pelaku bisnis. Pemahaman terhadap literasi fintech kini menjadi kebutuhan penting agar bisnis dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara maksimal, meningkatkan efisiensi, serta menjaga keamanan transaksi dan kepercayaan publik.
Literasi fintech juga membantu pelaku usaha memahami berbagai mekanisme pembiayaan, digitalisasi proses bisnis, hingga mitigasi risiko penipuan yang semakin kompleks di era digital.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi lintas lembaga dan kerja sama internasional menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem fintech yang inklusif dan berkelanjutan. Diskusi, survei data, dan edukasi menjadi sarana bagi pelaku bisnis untuk memperoleh wawasan strategis terkait peluang dan tantangan sektor keuangan digital, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), sebagai payung industri fintech nasional sekaligus penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) yang ditunjuk OJK, memperkuat kolaborasi global melalui AFTECH & Friends of Fintech for Financial Inclusion Roundtable Discussion 2025.
Forum ini digelar pada 24 November 2025 sebagai bagian dari Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 dengan tema “Bridging the Gaps: Inclusion, Innovation, and the Future of Digital Finance”. Tujuan utama forum ini adalah menyatukan langkah industri, regulator, dan mitra internasional untuk mendorong inklusi keuangan digital serta memperkuat kepercayaan publik melalui tata kelola dan ekosistem digital yang aman, andal, dan berkelanjutan.
AFTECH & Friends of Fintech Roundtable 2025
- Istimewa
Forum dihadiri perwakilan kedutaan besar dari Singapura, Swiss, Australia, Amerika Serikat, dan India, lembaga multilateral seperti International Finance Corporation (IFC) – World Bank, ILO, serta berbagai institusi pembangunan internasional yang mendukung agenda inklusi digital di Indonesia.