Minim Investasi Bisa Bikin Negara Krisis? Begini Penjelasan Ahli

Ilustrasi Krisis
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Investasi menjadi urat nadi bagi pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Tanpa arus modal yang kuat, banyak sektor strategis berisiko kehilangan daya saing dan produktivitasnya yang pada akhirnya menyebabkan krisis karena ekonomi negara terhambat.

img_title Bitcoin Anjlok ke Level US$63.000, Masih Jadi Primadona Portofolio Anak Muda?

Krisis bisa terjadi oleh negara mana saja. Indonesia diperkirakan akan hadapi defisit pasokan gas pada tahun 2033 jika investasi di sektor migas tidak segera ditingkatkan. 

Hal ini diungkapkan oleh Vice Chairman Asia Pacific Wood Mackenzie, Joshua Ngu. Namun, Ngu mengatakan kondisi yang dialami Indonesia belum termasuk sebagai krisis selama pemerintah dan pelaku industri mampu mempercepat proyek-proyek energi yang tengah dikembangkan.

img_title Cara Mengatur Portofolio Tetap Aman saat Pasar Amblas, Nomor 4 Belum Banyak Dilakukan Para Investor

“Saya rasa kata krisis terlalu keras. Masih ada waktu cukup panjang hingga 2033. Namun jika investasi baru tidak dilakukan, produksi yang ada akan menurun dan Indonesia bisa menghadapi defisit gas," ujar Ngu dalam wawancara via Zoom setelah konferensi energi internasional ADIPEC 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dikutip dari keterangan tertulis pada Senin, 10 November 2025. 

Menurut data Wood Mackenzie Indonesia memiliki lebih dari 35 triliun kaki kubik cadangan gas yang belum tergarap. Namun, sejumlah tantangan masih menghambat optimalisasi potensi tersebut. 

img_title Eksplorasi Mineral Kritis Jadi Kunci Sukses Hilirisasi, Ini 5 Peluang Cuan yang Menjanjikan

Ngu menambahkan, penurunan investasi menjadi faktor paling krusial yang dapat menekan produksi gas nasional. Tanpa tambahan modal dan proyek baru, lapangan gas eksisting akan terus menurun secara alami.

“Jika investasi baru tidak dilakukan, produksi akan menurun dan akhirnya menciptakan defisit,” kata Ngu.

Halaman Selanjutnya
img_title