Ekonomi Hijau di Depan Mata, 5 Cara Cerdas Industri Kurangi Emisi tapi Tetap Cuan
- Freepik
Lifestyle – Kini, industri modern dituntut untuk tidak hanya mencetak keuntungan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sejumlah pelaku industri mulai mengadopsi pendekatan yang bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga efisien dari sisi operasional dengan pemanfaatan sumber energi alternatif, sistem pengelolaan limbah cerdas, hingga pendampingan untuk meningkatkan kualitas rantai pasok.
Di Indonesia, komitmen ini mulai terlihat jelas melalui inovasi dan strategi yang menggabungkan keberlanjutan dengan penghematan operasional. Nestlé Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang menunjukkan pendekatan strategis melalui sejumlah program yang berfokus menciptakan dampak lingkungan yang positif, sekaligus memangkas biaya.
Berikut lima cara cerdas yang telah diterapkan Nestle Indonesia untuk mengurangi emisi karbon guna mewujudkan ekosistem berkelanjutan.
1. Ubah Limbah Sapi Jadi Energi Bersih
Nestle Indonesia membangun lebih dari 8.700 unit digester biogas bagi peternak sapi perah rakyat. Alat ini mengubah limbah kotoran sapi menjadi gas metana yang bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Praktik ini tak hanya membantu menekan emisi karbon dari sektor pertanian, namun juga meringankan tagihan energi bagi peternak.
Perusahaan yang berbasis di Swiss itu menargetkan penurunan emisi absolut, yaitu 20 persen pada 2025 dan 50 persen pada 2030. Upaya taktis mulai dilakukan sebagai bagian dari strategi menuju emisi karbon nol bersih (Net Zero) pada tahun 2050.