Bisnis Servis Elektronik Laris Manis di Tengah Lesunya Penjualan Handphone

Ilustrasi Servis Elektronik
Sumber :

Lifestyle – Ketidakpastian ekonomi dan lesunya daya beli masyarakat turut berdampak terhadap sektor elektronik, khususnya alat komunikasi. Firma riset IDC melaporkan penjualan handphone di Indonesia menunjukkan penurunan signifikan pada kuartal II-2025, yakni susut sebesar 3,5 persen secara year on year (yoy).

img_title 5 Ide Jualan Takjil Kekinian dengan Modal di Bawah Rp500 Ribu, Cocok untuk Pemula

Di tengah anjloknya penjualan handphone, bisnis layanan servis elektronik justru mengalami lonjakan permintaan. Konsumen kini cenderung menunda pembelian perangkat baru dan beralih untuk memperbaiki gawai lama guna memperpanjang masa pakai.

Fenomena ini menjadi 'berkah' bagi pelaku usaha servis gawai, salah satunya WijayaMac Service. Perusahaan menyoroti adanya peningkatan kebutuhan layanan perbaikan perangkat Apple dan komputer diberbagai kota besar.

img_title Jangan Sampai Bangkrut! 5 Pertimbangan Sebelum Buka Bisnis di Bulan Ramadhan

Bisnis servis hp yang kian laris mendorong WijayaMac Service untuk memperluas jangkauan bisnisnya ke wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan perbaikan gadget dan komputer dengan kualitas teknisi ahli serta harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat. 

Ekspansi bisnis sekaligus upaya perusahaan memberikan peluang kepada investor untuk dapat bergabung. Selain merencanakan ekspansi cabang baru, perusahaan juga tengah melakukan peningkatan pada standar operasional dan sumber daya manusia. 

img_title 5 Kesalahan Membangun Bisnis di Bulan Ramadhan, Jangan Sampai Gulung Tikar!

Setiap teknisi yang bergabung mendapatkan pelatihan rutin mengenai produk Apple terbaru, teknik perbaikan presisi, serta etika pelayanan pelanggan. Hal ini selaras dengan 'nilai' yang ditawarkan, yakni kecepatan pengerjaan, ketelitian teknis, dan transparansi biaya.

Pendiri sekaligus pemilik WijayaMac, Angga Wijaya, menyampaikam ekspansi diharapkan tidak hanya memperluas akses pelanggan terhadap layanan profesional, tetapi juga membuka peluang kerja baru dibidang servis perangkat teknologi. Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan dapat menghadirkan pusat layanan dibeberapa kota besar lain di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title