Volformer: Perpaduan Volnewmer dan Ultraformer dalam Estetika, Hasil Lifting dan Tightening Lebih Optimal
- VIVA/Trisya Frida
Lifestyle – Perkembangan teknologi estetika terus bergerak cepat, dan kini para dokter tidak lagi hanya mengandalkan satu metode untuk mendapatkan hasil yang ideal. Dalam diskusi medis terbaru, perpaduan teknologi seperti Volnewmer, Ultraformer MPT semakin menonjol karena dianggap mampu memberikan hasil lifting dan tightening yang jauh lebih seimbang.
Di dunia estetika, banyak pasien sering datang dengan harapan wajah dapat terlihat lebih kencang atau lebih terangkat. Namun, lifting saja tidak cukup untuk menciptakan hasil menyeluruh.
Ultraformer MPT dikenal dengan teknologi energy-based-nya yang berfokus pada efek lifting. Setelah prosedur ini, wajah akan terlihat lebih tertarik ke atas, lebih lifting atau V-shape. Teknologi ini bekerja pada lapisan yang lebih dalam untuk menghasilkan tarikan yang natural tanpa downtime signifikan.
Namun, hasil lifting saja belum cukup menciptakan tampilan kulit yang rapi dan sehat. Di sinilah perangkat seperti Volformer memainkan peran penting untuk menciptakan efek tightening.
Kenyamanan pasien juga menjadi nilai tambah dari teknologi ini. Seperti yang ditegaskan dokter spesialis kulit dan estetika, dr. Achmad Yudha, ketika membahas prosedur Volformer. Pasien bahkan bisa langsung beraktivitas, berenang, atau menggunakan skincare seperti biasa.
“After treatment, bener-bener nggak ada perawatan khusus, jadi ketika sudah selesai pengerjaan, paling hanya merah dikit banget yang hilang dalam hitungan jam. Dan kalau ada bengkak pun bengkaknya minimal banget, jadi pas datang keluar-keluar tuh nggak kelihatan habis diapa-apain, cuma langsung kenceng aja tiba-tiba,” jelas dr. Yudha di forum Classys User Meeting 2025 di Gading Serpong pada Kamis, 4 Desember 2025.
Menariknya, teknologi yang dipakai bukanlah teknologi baru sepenuhnya. Teknologi ini berasal dari yang sebelumnya sudah ada namun dibuat hasilnya menjadi lebih baik dan nyaman untuk pasien maupun dokter.