Dari Riau ke Istanbul Fashion Connection, Desainer Ini Buktikan Fesyen Indonesia Bisa Tembus Panggung Global
- Pixabay
Lifestyle – Kekuatan modest fashion Indonesia kembali mendapat sorotan global melalui partisipasi desainer lokal di kancah internasional. Langkah ini bukan sekadar pameran, melainkan pembuktian bahwa kekayaan wastra Nusantara memiliki daya saing yang tinggi di pasar dunia. Sorotan terbaru tertuju pada Karina Rozy, desainer di balik label Althafunissa dari Kepulauan Riau, yang berhasil menembus ajang bergengsi Istanbul Fashion Connection (IFCO) dan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2025.
Keberhasilan Karina Rozy mewakili Indonesia di IFCO Road To IN2MF pada 22 Agustus 2025 di Istanbul, Turki, menandai pengakuan signifikan terhadap kualitas desain dan visi modest fashion dari Tanah Air. Terpilih sebagai salah satu dari enam desainer lokal, kehadirannya di salah satu perhelatan mode terkemuka di Eropa dan Asia tersebut menunjukkan daya tarik unik dari koleksi wastra modern yang diusungnya. Partisipasi ini merupakan cerminan dari dukungan dan pembinaan yang diterima Althafunissa sebagai anggota IKRA KPw Bank Indonesia dan binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Luminous Black": Harmoni Tradisi dan Modernitas
Setelah sukses di Istanbul, Althafunissa memantapkan posisinya di Tanah Air dengan meluncurkan koleksi terbarunya, “Luminous Black”, di IN2MF yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran pada 8–12 Oktober 2025. Koleksi ini menjadi manifestasi filosofi mendalam yang melampaui sekadar estetika, menempatkan warna hitam sebagai dasar cahaya dan kebebasan berekspresi dalam balutan modest fashion.
Konsep yang diusung oleh Karina Rozy ini merupakan perpaduan antara tradisi dan syar’i modern. Ia menjelaskan filosofinya,
“Koleksi ini terinspirasi dari filosofi hitam sebagai dasar cahaya, warna yang tidak membatasi, melainkan membebaskan dan menonjolkan kilau sekitarnya. Dengan ciri khas dari Althafunissa by Karina yang selalu memadukan antara tradisi dan syari modern,” tutur Karina Rozy, baru-baru ini.
Dalam mewujudkan visi ini, koleksi “Luminous Black” menggunakan kain tenun sutera khas Garut dengan motif wajik dan kotak sebagai sentuhan utama, yang kemudian dipadukan dengan motif printing premium. Kombinasi ini menyajikan simbol kuat tentang bagaimana wastra tradisional dapat berinovasi dan tampil kontemporer.